Kenangan,
Itukah yang menyatukan kita dalam angan-angan? Pengalaman demi pengalaman yang sama-sama kita indera, lihat. Dengar, dan hirup diselingi tawa dan haru. Terima kasihku tak terhingga, kepada kenangan-kenangan itu. Yang masih menyatukan kita.
Betapa kepercayaan yang kau jaga, betapa pengertian yang kau bina, serta keberadaan yang tak pernah alpa, adalah harta yang tak punya harga.
Lalu bagaimana harus kulukiskan perasaan, ketika rasa rindu ini sudah sampai puncaknya, seakan meledak seiring waktu.
Dirimu, yang kupilih dan memilihku tuk saling mendampingi, tuk menjejak bumi beserta isinya, dengan nyata dan apa adanya. Adalah sesosok istimewa.
Tak ada janji-janji semu, seperti yang para kekasih berikan. Tak ada rasa malu atau tersipu, ketika pujian terlontarkan dan keburukan terungkapkan. Tak ada bujuk rayu ketika kita bercengkerama, yang ada hanyalah tawa dan tangis bersama. Karena yang kita alami, rasa dan berikan, adalah kebersamaan. Dalam perasaan.
Aku pun belajar. Ketika jarak sudah semakin jauh, betapa komunikasi ada kunci, pondasi yang menahan kuat pilar-pilar persahabatan ini, agar tidak rapuh lalu runtuh.
Apapun kata-kata yang kurangkaikan, seindah apapun, bukanlah manis dimulut semata. Tetapi akuilah bahwa inilah kesungguhan hati. Yang nyata. Dan semoga terasa, bahwa aku merindukan kalian semua. Sahabatku. Terima kasih, telah berbagi segala rasa yang terungkap kata pun jua yang tak terbaca oleh bahasa pikiran, dan masih mencintai pertalian ini. Semoga abadi. Miss u all. :-*
Post by Chrestella
Minggu, 08 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar